Nias – WartaNewsTV.Com
21 Oktober 2026
Narasi yang menyebutkan bahwa masyarakat setempat telah sepenuhnya mengapresiasi kinerja kontraktor pada proyek pembangunan turap, talud, dan bronjong di ruas jalan provinsi Miga–Lolowua KM 16 +900, mendapat bantahan keras dari warga asli Desa Lolowua. Warga menegaskan bahwa klaim kepuasan dan penilaian positif yang beredar sebelumnya tidak mewakili suara masyarakat yang terdampak langsung di lokasi pembangunan.

Masyarakat Desa Lolowua menyatakan bahwa hingga saat ini mereka masih bersikap netral dan menunggu pembuktian kualitas hasil pengerjaan di masa mendatang, mengingat proyek senilai Rp 6,36 miliar dari APBD 2026 tersebut masih dalam proses pengerjaan oleh CV. Novita Rensa NR.

Perwakilan warga asli Desa Lolowua Arius Mendrofa menyampaikan bahwa pihak luar atau oknum yang bukan merupakan penduduk asli setempat tidak berhak mengatasnamakan warga Lolowua untuk memberikan testimoni sepihak.

“Kami sebagai warga asli di Desa Lolowua belum menyatakan pengerjaan ini positif atau jelas. Kami masih menanti bagaimana kualitas hasil pengerjaannya di masa yang akan datang. Jadi, kami ingatkan kepada segelintir pihak yang bukan orang setempat atau dari luar Desa Lolowua, jangan ikut sangkut-pautkan warga di sini dengan kinerja kontraktor yang kualitas sebenarnya saja belum kita ketahui,” tegasnya.

Bantahan ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya yang mengklaim adanya dukungan penuh tanpa catatan dari warga sekitar. Masyarakat menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara kritis, dan kualitas struktur bangunan baru bisa dinilai secara objektif setelah proyek selesai dan teruji oleh waktu serta kondisi cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Nias.

Pewarta:Welman K. Zai