Pelalawan (Wartanewstv.Com)- Sungguh disayangkan, pelaksanaan dan pengerjaan Pembangunan Jalan Simenisasi di Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan-Riau tahun anggaran 2024-2025 dinilai tidak berkualitas sesuai harapan masyatakat.
Jalan Simenisasi ini, dikerjakan sepanjang 107-Meter, tebal 0,15 centi, lebar 3-meter dan dibiayai dari sumber Dana Desa APBN sebesar Rp. Rp. 118,974,000,- (Seratus Delapan Belas Juta, Sembilan Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah) dengan jenis Program yaitu penguatan pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) di wilayah RT-001/ RW-004 Dusun Sidomulyo, Desa Langkan Tahun 2024-2025.
Pantauan sejumlah wartawan terkait pembangunan Simenisasi Jalan Pasir Putih dan Pembangunan Jalan Simenisasi yang beralokasi dibelakang Pasar Langkan, Dusun Sidomulyo RT-001 /RW-004, mengemukakan dua (2) paket pekerjaan fisik yang kini sudah rusak dan retak-retak.

Artinya, belum satu tahun usia ke dua paket proyek fisik tersebut oleh Desa Langkan, dan saat ini, kedua Jalan itu terlihat sudah mengalami rusak-rusak (Retak – patah) pada AS Jalan.
Padahal, pembangunan Jalan Simenisasi ini, menelan Dana Desa yang tidak sedikit. Bahkan mencapai sebesar Rp. 200 Juta per 1 kegiatan. Akan tetapi, kerusakan itu, diduga, disebabkan pengerjaannya oleh pemerintah Desa, tidak mengutamakan kualitas sehingga proyek itu cepat mengalami kerusakan.
Ketika hal tersebut, di konfirmasikan kepada Kepala Desa Langkan melalui pesan WA peribadinya. Namun sang Kades tidak memberikan penjelasan. Bahkan berkali-kali di hubungi oleh media ini lewat kontak person-nya dan tetap tidak membuahkan hasil karena sang Kades dinilai alergi dengan media sehingga dirinya tak mau mengangkat Handponnya.
Sejumlah Tim media, kembali mencoba mendatangi Kantor Desa Langkan untuk melakukan konfirmasi seputar penggunaan Dana Desa (DD) dan ADD Tahun 2024-2025 termasuk Jalan Simenisasi yang mengalami patah-patah itu. Namun tetap tidak membuahkan hasil karena pukul 14:30 Wib, Kantor Desa trrlihat kosong dan tutup, sehingga berita ini, ditayangkan tanpa adanya klarifikasi dan penjelasan pihak pemerintah Desa Langkan.***
Herman waruwu



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.