OKU – WartanewsTV — Kapolsek Peninjauan Iptu Zulhanas bersama anggota Koramil Peninjauan, didampingi Kepala Desa Peninjauan Novri Taruna, S.T., melakukan pengecekan langsung terhadap jalan putus akibat longsor di Dusun I, Desa Peninjauan, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Kerusakan jalan tersebut diduga disebabkan derasnya arus Sungai Ogan yang terus menggerus tanah di sekitar badan jalan hingga mengalami ambles dan putus. Kondisi tersebut membuat akses jalan tidak dapat lagi dilalui masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sebagian besar badan jalan telah mengalami kerusakan parah. Bahkan, longsoran tanah mulai mendekati permukiman warga. Pergerakan tanah di sekitar titik longsor juga dikhawatirkan dapat memperluas area kerusakan apabila tidak segera ditangani.

Warga setempat berharap Pemerintah Kabupaten OKU segera turun tangan melakukan penanganan darurat dan membangun penahan tebing yang kuat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah longsor meluas hingga mengancam rumah warga serta keselamatan masyarakat.

Kapolsek Peninjauan Iptu Zulhanas mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dengan menginstruksikan Bhabinkamtibmas Desa Peninjauan agar mengimbau masyarakat tidak melintasi jalan yang putus tersebut.

Ia juga melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat agar segera dilakukan langkah penanganan awal, termasuk pemasangan tanda peringatan di sekitar lokasi guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas, mengingat kondisi tanah yang masih berpotensi bergerak dan mengancam area di sekitarnya. Ia berharap instansi terkait segera menindaklanjuti kondisi tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras yang berpotensi terjadi selama musim penghujan. Pihaknya menyatakan siap melakukan koordinasi apabila diperlukan penanganan darurat, termasuk meminta dukungan tim evakuasi dari Polres OKU jika situasi mengancam keselamatan warga.

Sementara itu, Kepala Desa Peninjauan Novri Taruna, S.T., menjelaskan bahwa kerusakan jalan di Dusun I terjadi secara bertahap akibat gerusan arus Sungai Ogan yang deras hingga akhirnya badan jalan terputus.

Pemerintah desa, lanjutnya, telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kecamatan, BPBD Kabupaten OKU, serta BPBD Provinsi Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, pembangunan atau perbaikan jalan sebelumnya direncanakan pada Januari 2026. Namun, hingga laporan ini disusun, menurut keterangan kepala desa, belum terlihat adanya tindakan penanganan di lokasi.

Warga berharap pemerintah segera merealisasikan penanganan dengan konstruksi yang sesuai kondisi lapangan. Mereka menilai lokasi longsor berada di tikungan sungai dengan arus yang deras sehingga membutuhkan sistem pengamanan tebing yang kokoh, tidak hanya mengandalkan bronjong atau susunan batu, tetapi juga mempertimbangkan konstruksi beton atau metode teknis lain berdasarkan kajian ahli.

Masyarakat berharap penanganan dapat segera dilakukan sebelum kerusakan semakin meluas dan mengancam rumah-rumah di sekitar lokasi.

Warga juga diimbau untuk tidak mendekati area longsor maupun melintasi jalan yang telah putus demi menghindari risiko kecelakaan.

Penulis: Irwansyah