NIAS ,8Oktober2026 http://WartaNewsTV.com Pembangunan konstruksi bor file di Desa Lolowua, Kabupaten Nias , kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek yang menelan anggaran negara tersebut diduga kuat tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi kedalaman yang tertera dalam kontrak.

Dari pantauan awak media di lapangan, kedalaman bor file diduga tidak mencapai standar yang ditentukan. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan kualitas dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang, serta berpotensi merugikan keuangan negara miliaran rupiah.

Saat dikonfirmasi Beberapa Tim Redaksi http://WartaNewsTV.com pihak kontraktor pelaksana justru melempar bola panas dan menyalahkan pihak UPTD Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Nias .

Menurut kontraktor, seluruh teknis pekerjaan termasuk penentuan kedalaman bor file sepenuhnya mengikuti arahan dan petunjuk dari UPTD Bina Marga sebagai perpanjangan tangan dinas di lapangan.

“Kami kerja sesuai arahan UPTD Bina Marga. Kalau soal kedalaman itu mereka yang tentukan di lapangan,dan ada juga beberapa pengawas bukan kami,” ujar sumber dari pihak kontraktor Wiwi kepada http://WartaNewsTV.com, Kamis(8/10/2026).

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, pihak UPTD Bina Marga Nias belum memberikan keterangan resmi meski telah berupaya dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.

Masyarakat Desa Lolowua berharap Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun melakukan pengecekan dan audit investigatif terhadap proyek tersebut. Jika terbukti ada kesengajaan mengurangi volume kedalaman, maka hal tersebut diduga merupakan modus korupsi mark-up yang merugikan negara.

Transparansi dan akuntabilitas proyek infrastruktur yang bersumber dari uang rakyat harus menjadi prioritas demi pembangunan Nias yang berkualitas dan bebas dari praktik curang.

Beberapa informasi dari masyarakat setempat bahwa tiap pekerja mengadakan lembur malam tidak pernah ada pengawas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPTD Bina Marga Nias Selatan masih dalam upaya konfirmasi.

Pewarta. Welman K. Zai