Pelalawan, Wartanewstv.com — Warga Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, mengapresiasi respons cepat PT PLN (Persero) dalam menindaklanjuti gangguan kelistrikan yang sempat terjadi di wilayah tersebut.
Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi listrik yang beberapa kali mengalami hidup-mati dan tidak stabil. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi berdampak pada sejumlah peralatan elektronik rumah tangga.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, pihak PLN memberikan penjelasan mengenai penyebab gangguan sekaligus langkah penanganan yang telah dilakukan di lapangan.
Berdasarkan penjelasan pihak PLN, gangguan terjadi akibat kondisi cuaca buruk yang berdampak pada salah satu sumber tenaga listrik pada jalur jaringan menuju Gardu Induk (GI) Rengat.
Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik menjadi tidak stabil dan berdampak pada pemadaman di sejumlah titik wilayah Kecamatan Ukui.
Untuk mengurangi wilayah yang terdampak pemadaman, tim PLN melakukan manuver jaringan di lapangan. Penyaluran daya kemudian dialihkan melalui sumber tegangan dari Gardu Induk Pangkalan Kerinci.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya PLN untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Pihak PLN Rengat menyampaikan bahwa proses penormalan jaringan telah diselesaikan. Gangguan yang sebelumnya terjadi telah ditangani dan pasokan listrik di wilayah Kecamatan Ukui kembali dalam kondisi normal.
Warga pun menyambut baik langkah cepat yang dilakukan PLN dalam merespons laporan dan keluhan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena PLN merespons keluhan kami dengan cepat. Semoga ke depannya jaringan tetap terjaga dan pasokan listrik semakin stabil,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Warga berharap apabila terjadi gangguan serupa di kemudian hari, informasi mengenai penyebab dan proses penanganannya dapat disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan tidak merasa khawatir.
Penulis: Sudirman Waruhu



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.