OKU Timur, Wartanewstv.com – Ratusan prajurit TNI bersama personel militer dari Amerika Serikat, Jepang, India, dan Prancis menunjukkan kemampuan operasi lintas udara dalam latihan gabungan Super Garuda Shield 2026 di wilayah Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Aksi terjun payung gabungan lima negara tersebut menjadi salah satu rangkaian latihan yang menguji kesiapan dan kemampuan prajurit dalam melaksanakan operasi lintas udara secara terpadu.

Pelaksanaan latihan disaksikan langsung Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Muhammad Naudi Nurdika selaku Direktur Latihan, bersama Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah, di daerah latihan pusat Kodiklat TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan.

Dalam operasi lintas udara tersebut, digunakan dua pesawat Hercules C-130 milik TNI, tiga pesawat Hercules C-130 serta satu pesawat KC-130 milik Amerika Serikat.

Ratusan prajurit diterjunkan secara bergantian dari ketinggian sekitar 1.200 kaki. Kegiatan tersebut melibatkan 110 prajurit TNI, 147 prajurit Amerika Serikat, 40 prajurit India, 17 prajurit Jepang, dan enam prajurit Prancis.

Latihan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan dan ketangguhan prajurit dalam operasi udara, tetapi juga bertujuan meningkatkan kemampuan taktis, interoperabilitas, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai krisis dan situasi kontingensi.

Komandan Kodiklat TNI Letjen TNI Muhammad Naudi Nurdika menjelaskan, pelaksanaan latihan menjadi bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan prajurit negara peserta dalam melaksanakan operasi bersama.

Menurutnya, latihan gabungan tersebut menjadi sarana penting bagi prajurit dari masing-masing negara untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta kemampuan dalam menjalankan operasi secara terpadu.

Sementara itu, Danyonif 502/UY/18/2 Kostrad Letkol Inf Ihsan Hanafi turut menyampaikan kesiapan satuannya dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan Super Garuda Shield 2026.

Latihan gabungan yang melibatkan lima negara tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis dan diplomasi pertahanan Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya perdamaian serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Aksi terjun payung gabungan di langit Baturaja menjadi gambaran nyata kerja sama pertahanan antarnegara sekaligus menunjukkan kesiapan prajurit dalam menghadapi dinamika keamanan kawasan melalui latihan bersama.

Penulis : Irwansyah