Morotai,WartaNewsTV.com,— Kondisi Masjid Raya Baiturrahman di kawasan CBD Daruba, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, kembali menjadi sorotan. Sejumlah bagian atap dan plafon terlihat mengalami kerusakan, sementara garis polisi masih terpasang di depan mimbar akibat adanya keretakan pada bagian konstruksi.
Pantauan pada Jumat (25/9/2026) menunjukkan kondisi tersebut terlihat saat masyarakat melaksanakan salat Jumat.
Sorotan muncul karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas PUPR menganggarkan paket “Pengecatan/Pemeliharaan Masjid Raya” melalui APBD 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari medianasional.id, paket tersebut memiliki pagu Rp465 juta, HPS Rp462,24 juta, dan nilai kontrak Rp461.086.000. Tender diikuti delapan peserta, dengan Nawacita Bangun Sinergi tercatat sebagai pemenang.
Kondisi fisik masjid saat ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai ruang lingkup pekerjaan tersebut. Publik mempertanyakan bagian bangunan apa saja yang menjadi objek pemeliharaan, volume pekerjaan, spesifikasi teknis, serta masa pemeliharaan setelah pekerjaan selesai.
Namun, kerusakan plafon, atap, dan keretakan konstruksi yang terlihat saat ini belum dapat disimpulkan berkaitan langsung dengan pekerjaan tahun 2025. Hal tersebut masih membutuhkan penjelasan teknis berdasarkan dokumen kontrak dan hasil pemeriksaan pekerjaan.
WartaNewsTV.com hingga berita ini diterbitkan belum memperoleh keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai maupun pihak pelaksana terkait kondisi tersebut.
Konfirmasi diperlukan untuk menjelaskan hasil pekerjaan, masa pemeliharaan, serta apakah kerusakan yang terlihat saat ini termasuk dalam lingkup tanggung jawab pelaksana.
Penulis: Habib Inga



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.