Manado, Wartanewstv.com — Seorang pria berusia 72 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari Jembatan Mahakam, kawasan Kuala Jengki, Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (1/9/2026).

Korban diketahui bernama Beny Paulus Senduk, warga Manado yang sehari-hari bekerja sebagai sopir.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polresta Manado langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit gula dan mengalami kondisi pikun.

Keluarga menduga kondisi tersebut kemungkinan berkaitan dengan peristiwa yang dialami korban. Namun demikian, penyebab pasti korban hingga terjatuh dari jembatan masih belum diketahui.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Sindulan 1, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting, Manado.

Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah dan memilih untuk melanjutkan proses pemakaman. Keputusan tersebut kemudian dihormati oleh petugas.

Polairud Imbau Warga Segera Laporkan Kejadian Darurat

Kasat Polairud Polresta Manado AKP Dumadi mengatakan, personel Polairud selalu siap merespons laporan masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat di wilayah perairan maupun sekitar jembatan.

Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian darurat agar segera menghubungi Call Center Polri 110 sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan.

«“Kami berharap seluruh personel Polairud Polresta Manado selalu hadir di tengah masyarakat. Apabila ada permintaan bantuan, kami harus segera datang dan melayani dengan sepenuh hati,” ujar AKP Dumadi.»

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas mengapresiasi respons cepat personel Polairud Polresta Manado dalam membantu proses evakuasi korban.

«“Terima kasih kepada seluruh personel Polairud Polresta Manado yang telah sigap membantu masyarakat di lapangan. Kalian adalah bukti nyata bahwa Polri hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi,” tegasnya.»

Ia berharap personel Polairud terus mempertahankan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons berbagai kejadian di wilayah perairan dan sekitar jembatan.

(Steven Tumuyu)