OKU, Wartanewstv.com — Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pemerintah Kabupaten OKU terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui dukungan sarana dan prasarana bagi para petani.

Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian mesin pengering jagung atau dryer berkapasitas 5 ton di Desa Tegal Arum, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, jajaran Polres OKU, serta sejumlah pihak terkait.

Sejumlah pejabat dan unsur yang hadir di antaranya perwakilan Bupati OKU melalui Asisten II, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU, Kepala Bulog OKU, Kepala Dinas Ketahanan Pangan OKU, perwakilan Kejaksaan Negeri OKU, Kepala BPS OKU, Lurah Sepancar Lawang Kulon, jajaran penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Baturaja Timur, Kepala Lingkungan Tegal Arum, Ketua Bhayangkari Cabang OKU, Babinsa Koramil Kota, Kabag SDM Polres OKU, Kabag Ops Polres OKU, Kasat Binmas Polres OKU, Kapolsek Baturaja Timur, Kanit Binmas Polsek Baturaja Timur, serta para Bhabinkamtibmas.

Peresmian mesin pengering jagung tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri bersama Pemerintah Kabupaten OKU dalam menyukseskan program ketahanan dan swasembada pangan nasional, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Keberadaan mesin dryer diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam menangani hasil panen jagung secara lebih cepat, efektif, dan efisien. Dengan adanya fasilitas tersebut, proses pengeringan hasil panen dapat dilakukan secara lebih optimal dan tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca.

Selain mempercepat proses pascapanen, penggunaan mesin pengering juga diharapkan mampu membantu menurunkan kadar air jagung sesuai kebutuhan sehingga kualitas hasil produksi petani tetap terjaga.

Kualitas hasil panen yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan nilai jual sekaligus mengurangi potensi kerugian petani akibat hasil panen yang mengalami penurunan kualitas selama proses pengeringan.

Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Bulog, serta kelompok tani diharapkan terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten OKU.

Peresmian mesin pengering jagung ini menjadi salah satu bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan ketahanan pangan daerah. Keberadaan fasilitas pascapanen tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi petani serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Penulis: Irwansyah