Nias Utara, Wartanewstv.com — SMP Negeri 4 Alasa, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan pengukuhan Pasukan Khas Sekolah (PASKAS), Kamis (13/8/2026).

Kegiatan pengukuhan tersebut berlangsung di lingkungan SMP Negeri 4 Alasa dan diikuti para siswa yang tergabung dalam PASKAS, bersama kepala sekolah, guru, serta sejumlah tenaga pendidik.

Prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Para peserta mengenakan seragam PASKAS berwarna putih lengkap dengan atribut dan perlengkapan upacara. Sejumlah rangkaian kegiatan turut dilakukan, mulai dari pembentukan barisan, penghormatan, pengibaran Bendera Merah Putih hingga prosesi pengukuhan anggota.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi para siswa untuk membangun sikap disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta rasa cinta terhadap tanah air.

Kepala SMP Negeri 4 Alasa dalam pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada pihak sekolah, menyampaikan bahwa pembentukan dan pengukuhan PASKAS diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter bagi peserta didik.

“PASKAS diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama dan memiliki jiwa kepemimpinan. Yang paling penting, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan tidak hanya saat menjalankan tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” demikian draf pernyataan Kepala Sekolah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, menghargai aturan, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Anak-anak harus memahami bahwa menjadi anggota PASKAS bukan hanya soal menggunakan seragam dan berdiri dalam barisan. Di dalamnya ada tanggung jawab, kedisiplinan, kekompakan dan keteladanan,” lanjutnya dalam draf pernyataan yang masih perlu dikonfirmasi.

Sementara itu, salah seorang peserta PASKAS, dalam pernyataan yang juga perlu disesuaikan dengan keterangan peserta sebenarnya, mengaku bangga dapat mengikuti proses pengukuhan tersebut.

“Bagi kami, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Kami belajar bagaimana menjaga kedisiplinan, kekompakan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap dapat menjalankan amanah sebagai anggota PASKAS dengan sebaik-baiknya,” demikian draf pernyataan peserta.

Peserta lainnya juga berharap keberadaan PASKAS dapat semakin mempererat kebersamaan antarsiswa sekaligus memberikan pengalaman dalam menjalankan kegiatan kedisiplinan dan upacara di lingkungan sekolah.

“Setelah mengikuti latihan, kami menjadi lebih memahami arti disiplin dan kerja sama. Kami ingin terus belajar dan memberikan contoh yang baik kepada teman-teman lainnya,” demikian draf pernyataan peserta lainnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari kalangan guru. Salah seorang guru SMP Negeri 4 Alasa, dalam draf pernyataan yang masih perlu dikonfirmasi, mengatakan bahwa kegiatan PASKAS memiliki nilai pendidikan yang cukup besar karena siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga pembinaan karakter.

“Pendidikan karakter harus dibangun melalui berbagai kegiatan positif. PASKAS menjadi salah satu sarana untuk melatih kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab dan kerja sama siswa,” ujarnya dalam draf pernyataan.

Ia berharap para siswa yang telah dikukuhkan dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya, terutama dalam hal kedisiplinan, ketertiban dan sikap saling menghargai.

Pengukuhan PASKAS SMP Negeri 4 Alasa tersebut mengusung semangat “Disiplin, Berkarakter, Siap Mengabdi untuk Bangsa.” Semangat tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi para anggota dalam menjalankan tugas dan menjaga nama baik sekolah.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 4 Alasa menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi diri, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak di bangku sekolah.

Pengukuhan PASKAS bukan sekadar seremoni, tetapi diharapkan menjadi awal bagi lahirnya siswa-siswi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Penulis : Sudirman Waruhu