Tapung Raya, Kampar, Wartanewstv.com — 24 Agustus 2026 — Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Petapahan–Flamboyan, Kabupaten Kampar, Riau, hingga kini memprihatinkan. Kerusakan parah di sejumlah titik dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan.
Ketua Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Komisi I DPRD Kampar, Ristanto, mengaku terus mendorong Pemerintah Provinsi Riau agar segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan tersebut.
Menurut Ristanto, kondisi jalan semakin sulit dilalui, terutama saat musim hujan maupun kemarau.
“Kalau musim kemarau berdebu tebal dan berlubang, sedangkan musim hujan berlumpur tebal dan membentuk kubangan seperti kubangan kerbau. Kondisi ini sudah pasti mengganggu pengguna jalan,” ungkap Ristanto kepada wartawan melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, ruas Petapahan–Flamboyan merupakan salah satu jalur penting bagi masyarakat Tapung Raya. Jalan tersebut menjadi akses utama menuju Kabupaten Rokan Hulu serta menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk Pekanbaru dan Bangkinang menuju Kabupaten Siak dan Bengkalis, maupun sebaliknya.
“Artinya, jalan ini merupakan salah satu jalan utama dan urat nadi mobilisasi orang dan barang serta perekonomian Tapung Raya khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya,” sambungnya.
Dorong Pembangunan dengan Rabat Beton
Ristanto berharap Pemerintah Provinsi Riau dapat segera merealisasikan perbaikan ruas jalan tersebut. Ia juga mengapresiasi perhatian Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, yang disebut telah turun langsung melihat kondisi jalan dalam agenda reses.
Menurut Ristanto, pihaknya berharap perbaikan tidak hanya dilakukan dengan pengaspalan, tetapi menggunakan konstruksi rabat beton agar lebih tahan terhadap kondisi jalan dan intensitas kendaraan yang melintas.
“Justru itu, saya sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Ketua Komisi III DPRD Riau, Bapak H. Edi Basri, yang telah menyampaikan dan mengusulkan agar segera dilakukan perbaikan dan pembangunan dengan sistem rabat beton, bukan diaspal lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, telah diusulkan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut dengan konstruksi beton bertulang.
Edi Basri Disebut Siap Perjuangkan Perbaikan
Ristanto juga menceritakan hasil kunjungan H. Edi Basri ke ruas jalan tersebut beberapa hari sebelumnya. Dalam kunjungan tersebut, Edi Basri disebut menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan.
“Saya sangat prihatin dan sedih sekali melihat kondisi jalan kita ini. Saya berjanji akan sungguh-sungguh memperjuangkannya kepada Pemerintah Provinsi Riau dalam waktu secepatnya. Alhamdulillah, kami sudah mengusulkan Rp65 miliar untuk perbaikan melalui cor semen bertulang, bukan dengan aspal lagi,” kata Edi Basri sebagaimana ditirukan Ristanto kepada wartawan.
Ristanto menegaskan, pihaknya berharap Pemerintah Provinsi Riau tidak mengabaikan usulan perbaikan tersebut. Ia meminta agar penanganan jalan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak terus-menerus menghadapi kondisi jalan yang rusak.
“Kami berharap usulan ini jangan diabaikan dan dikesampingkan. Kalau bisa segera direalisasikan. Minimal pada APBD 2027 ini sudah bisa dikerjakan,” tegas Ristanto.
Penulis: Andridol



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.