Rokan Hulu, Wartanewstv.com — Jumat, 4 September 2026 — Langkah damai dan dialog akhirnya mengakhiri ketegangan yang sebelumnya terjadi antara pihak masyarakat Nias dengan aparat kepolisian di Kabupaten Rokan Hulu.

Pada Jumat, 4 September 2026, perwakilan masyarakat Nias Rokan Hulu diundang ke Mapolres Rokan Hulu untuk mengikuti pertemuan yang difasilitasi oleh Kabag Ops Polres Rokan Hulu. Pertemuan tersebut mempertemukan perwakilan masyarakat Nias dengan Kanit Reskrim IPDA Rahmad Sandra, S.H., M.H.

Dari pihak HIMNI Rokan Hulu, pertemuan tersebut dihadiri oleh Lisman selaku Humas HIMNI Rokan Hulu dan Dirtianus Harefa sebagai salah satu tokoh masyarakat Nias di Kabupaten Rokan Hulu.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi ruang dialog untuk menyelesaikan persoalan yang sebelumnya menimbulkan kesalahpahaman.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Rahmad Sandra menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Nias di Rokan Hulu.

“Kepada seluruh masyarakat Nias Rokan Hulu, saya minta maaf dan berjanji akan membangun komunikasi yang baik dengan tokoh Nias ke depannya,” ujar IPDA Rahmad Sandra dalam pertemuan tersebut.

Senada dengan hal itu, Kabag Ops Polres Rokan Hulu turut memberikan penjelasan kepada seluruh pihak yang hadir.

Menurutnya, persoalan yang terjadi sebelumnya merupakan bentuk miskomunikasi dan diharapkan dapat menjadi pembelajaran bersama dalam membangun hubungan yang lebih baik antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Yang terjadi hanyalah miskomunikasi. Ini akan menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ujar Kabag Ops Polres Rokan Hulu.

HIMNI Rokan Hulu Terima Permintaan Maaf

Menanggapi permintaan maaf tersebut, Humas HIMNI Rokan Hulu, Lisman, menyampaikan bahwa pihaknya menerima permintaan maaf yang telah disampaikan oleh Kanit Reskrim.

Lisman juga mengapresiasi langkah cepat Kabag Ops Polres Rokan Hulu yang telah memfasilitasi pertemuan dan membuka ruang dialog secara langsung.

“Kami dari HIMNI Rokan Hulu menerima permintaan maaf dari Kanit Reskrim dan mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Kabag Ops Polres Rohul dalam memfasilitasi pertemuan ini,” ujar Lisman kepada jurnalis WARTANEWSTV.COM.

Dengan adanya itikad baik dan tercapainya kesepahaman dalam pertemuan tersebut, HIMNI Rokan Hulu menyatakan bahwa rencana aksi damai yang sebelumnya disampaikan secara resmi dibatalkan.

Pihak HIMNI Rokan Hulu memilih untuk membangun kembali komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat Nias di Kabupaten Rokan Hulu.

HIMNI Rokan Hulu berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama untuk memperkuat komunikasi, membangun sikap saling menghormati, serta menjaga persatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Penyelesaian melalui dialog dan musyawarah diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam menjaga hubungan harmonis antara seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum di Kabupaten Rokan Hulu.

Rilis: Dirtianus Harefa
Sumber: HIMNI Rokan Hulu