Morotai, Maluku Utara, WartaNewsTV.com,— Menjelang pelaksanaan Festival Morotai yang menjadi bagian dari rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN), RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Pulau Morotai mulai mempersiapkan sejumlah layanan kesehatan untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kegiatan berlangsung.
Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah layanan terapi hiperbarik. Direktur RSUD Ir. Soekarno Morotai, dr. Kristie Kss Mamarimbing, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bentuk dukungan rumah sakit terhadap pelaksanaan Festival Morotai sekaligus upaya memperkuat layanan kesehatan bagi wisatawan yang berkunjung ke Morotai.
“Untuk kesiapan ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap event Festival Morotai yang akan dilaksanakan. Kami sangat mendukung kegiatan tersebut,” ujar Kristie saat ditemui awak media di ruang kerjanya.
Menurutnya, fasilitas hiperbarik menjadi salah satu layanan khusus yang dimiliki RSUD Ir. Soekarno. Sepanjang pengetahuan pihak rumah sakit, fasilitas tersebut untuk sementara masih tersedia di RSUD Ir. Soekarno Morotai di wilayah Maluku Utara.
Keberadaan alat tersebut dinilai penting mengingat Morotai merupakan salah satu daerah tujuan wisata bahari, termasuk aktivitas penyelaman.
“Selain menyiapkan alat ini, kami juga sekaligus mempromosikan alat yang dimiliki RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Pulau Morotai,” katanya.
Kristie menjelaskan, alat hiperbarik tersebut telah kembali dilakukan uji coba dan dinyatakan masih dapat berfungsi. Namun, pengoperasiannya secara komersial masih menunggu proses perizinan.
“Memang posisinya ada alatnya. Kami sudah melakukan uji coba kembali dan alatnya masih berfungsi. Kendala yang ada saat ini kami masih dalam proses pengurusan perizinan,” jelasnya.
Selain persoalan perizinan, rumah sakit juga tengah mempersiapkan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan fasilitas tersebut. Beberapa tenaga disebut sebelumnya telah mendapatkan pelatihan, namun rumah sakit akan mengupayakan pelatihan kembali agar pelayanan dapat berjalan secara optimal.
Terapi hiperbarik sendiri merupakan terapi dengan pemberian oksigen 100 persen dalam tekanan lebih tinggi dari tekanan atmosfer normal, yang dilakukan di dalam ruang udara bertekanan tinggi atau RUBT.
Menurut Kristie, layanan tersebut diharapkan dapat segera dioperasikan untuk menunjang kebutuhan kesehatan wisatawan, khususnya wisatawan yang melakukan aktivitas menyelam di perairan Morotai.
“Harapannya ke depan kami bisa segera menyelesaikan perizinan dan kembali melengkapi struktur petugas yang akan mengoperasionalkan alat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan layanan hiperbarik menjadi bagian dari langkah RSUD Ir. Soekarno dalam menghadapi momentum Festival Morotai dan agenda KEN. Rumah sakit, kata dia, perlu mempersiapkan diri terhadap kemungkinan adanya kasus medis yang membutuhkan penanganan khusus selama kegiatan berlangsung.
“Salah satu upaya kami dalam mempersiapkan diri menyambut kegiatan KEN, Karisma Event Nusantara di Pulau Morotai, kami persiapkan diri untuk menerima atau menangani jika ada kasus-kasus yang harus kami tangani,” katanya.
Salah satu kondisi yang menjadi perhatian adalah kecelakaan laut yang berkaitan dengan aktivitas penyelaman.
“Dengan mempersiapkan layanan hiperbarik ini, kami berharap bisa memberikan pelayanan terbaik untuk menunjang para wisatawan di Morotai,” tutupnya.
Penulis: Habib Inga



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.