Tapanuli Tengah, Wartanewstv.com — Kondisi infrastruktur jalan di Dusun II Sigubo, Desa Jago-Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, menjadi keluhan masyarakat. Kerusakan di sejumlah titik dinilai telah menghambat aktivitas dan mobilitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, termasuk aktivitas pendidikan, transportasi dan kegiatan ekonomi. Kondisi ini terutama dirasakan oleh anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan akses tersebut untuk berangkat dan pulang dari sekolah.
Selain itu, jalan juga menjadi jalur yang digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil usaha, memenuhi kebutuhan rumah tangga serta menjalankan berbagai aktivitas ekonomi. Kerusakan jalan membuat perjalanan menjadi lebih sulit dan berpotensi menambah waktu maupun biaya yang harus dikeluarkan warga.
Saat ini, sedikitnya terdapat empat titik akses jalan yang mengalami kerusakan hingga terputus. Kondisi tersebut semakin menyulitkan mobilitas masyarakat, khususnya bagi warga yang menggunakan kendaraan bermotor untuk membawa hasil usaha maupun kebutuhan sehari-hari.
Keluhan terkait kondisi jalan tersebut sebelumnya disebut telah disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah. Namun, hingga kini masyarakat mengaku belum memperoleh kepastian maupun informasi yang jelas mengenai tindak lanjut penanganan dan rencana perbaikan terhadap akses jalan tersebut.
Masyarakat Dusun II Sigubo berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi serta menyiapkan dukungan anggaran untuk memperbaiki empat titik akses jalan yang rusak dan terputus.
Bagi masyarakat, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai kondisi fisik jalan, tetapi juga menyangkut kepentingan pendidikan anak-anak, kelancaran transportasi, serta keberlangsungan kegiatan ekonomi warga. Jalan yang layak dinilai sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas tanpa mengalami hambatan yang berkepanjangan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan memastikan kondisi lapangan dan menentukan solusi penanganan yang tepat. Kepastian tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui kapan perbaikan dapat dilakukan dan tidak terus berada dalam ketidakpastian.
Dengan adanya perbaikan, masyarakat berharap akses jalan di Dusun II Sigubo kembali berfungsi dengan baik sehingga aktivitas pendidikan, transportasi dan perekonomian warga dapat berjalan secara normal.
Masyarakat pun berharap pemerintah hadir melalui tindakan nyata dan tidak membiarkan kondisi jalan yang rusak serta terputus tersebut berlarut-larut, mengingat akses tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari warga.
Penulis: Firman Harefa



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.