Morotai, Wartanewstv.com – Keributan yang diduga tawuran antara pemuda Desa Sopi Majiko dan Desa Sopi Induk pecah pada Selasa malam, 28 Juli 2026 sekitar pukul 02.21 WIT di Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai.
Personel Polsek Morotai Jaya segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi, didampingi oleh Camat Morotai Jaya. Sejumlah warga yang terbangun akibat keributan menduga camat mengeluarkan ucapan tidak etis serta berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian. Dugaan ini hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan klarifikasi pihak terkait.
Merespons peristiwa ini, Sekretaris Eksekutif EK-LMND Morotai, Arfan Abas, menilai konflik berulang di Desa Sopi harus menjadi perhatian serius aparat. Ia juga menyoroti gangguan lain yang terjadi Rabu dini hari pukul 02.00 WIT, terkait penggunaan pengeras suara oleh oknum berinisial R dari Desa Sopi Majiko.
“Kami apresiasi operasi yang dilakukan Polsek, namun minta dibentuk tim khusus yang rutin berpatroli pukul 02.00 hingga 03.30 WIT guna cegah potensi tawuran sejak dini,” tegas Arfan.
Lebih lanjut, Arfan mendesak Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua untuk segera mengevaluasi kinerja Camat Morotai Jaya. Menurutnya, camat dinilai belum optimal menjalankan fungsi pemerintahan maupun menyelesaikan masalah sosial di wilayahnya.
“Masalah ini bukan urusan pribadi, melainkan urusan sosial. Pemerintah kecamatan dan desa harus duduk bersama cari solusi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan masyarakat guna mencegah konflik sosial, seraya mengutip pesan kebangsaan: “Sejarah bangsa adalah sejarah anak muda. Bila anak muda mati rasa, maka matilah sebuah bangsa.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Camat Morotai Jaya terkait dugaan yang beredar.
Penulis: Habib Inga



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.