Sibolga-Tapteng, Wartanewstv.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sibolga-Tapanuli Tengah terus berupaya membangun kemandirian organisasi melalui keberadaan Kantor Sekretariat DPC GMNI Sibolga-Tapteng, Wisma Marhaen.

Meskipun keberadaan Wisma Marhaen saat ini belum merupakan sekretariat permanen, tempat tersebut menjadi salah satu ruang penting bagi kader dan pengurus DPC GMNI Sibolga-Tapteng dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi. Sekretariat tidak hanya dipandang sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai pusat koordinasi, administrasi, diskusi, pengkaderan, serta penyusunan berbagai agenda perjuangan organisasi.

Bagi GMNI Sibolga-Tapteng, keberadaan sekretariat merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Di tempat inilah pengurus dapat melakukan rapat, menerima aspirasi masyarakat, menyusun program kerja, mengembangkan kapasitas kader, melakukan kajian terhadap persoalan sosial dan kebangsaan, hingga menjadi ruang komunikasi antara mahasiswa, masyarakat dan pemerintah.

DPC GMNI Sibolga-Tapteng berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan sekretariat organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk GMNI Sibolga-Tapteng. Dukungan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui penyediaan atau fasilitasi tempat yang layak dan dapat digunakan sebagai sekretariat organisasi secara berkelanjutan, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Sekretariat yang representatif dinilai akan membantu organisasi menjalankan fungsi sosial, pendidikan, pengkaderan dan pengabdian kepada masyarakat secara lebih maksimal. Terlebih GMNI merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki ruang perjuangan dalam menyikapi berbagai persoalan masyarakat serta mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan daerah.

DPC GMNI Sibolga-Tapteng menegaskan bahwa harapan terhadap sekretariat permanen bukan semata-mata untuk kepentingan internal organisasi. Keberadaan sekretariat yang layak diharapkan dapat menjadi ruang terbuka bagi diskusi mahasiswa, kajian kebangsaan, penyampaian aspirasi masyarakat, kegiatan sosial, pengkaderan serta kolaborasi positif antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah.

Dengan adanya dukungan tersebut, DPC GMNI Sibolga-Tapteng berharap hubungan antara organisasi mahasiswa dan pemerintah dapat semakin konstruktif. Pemerintah diharapkan tidak hanya melihat organisasi mahasiswa sebagai kelompok yang melakukan kritik, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memberikan gagasan, melakukan kontrol sosial, serta ikut mengawal pembangunan daerah.

Wisma Marhaen mungkin belum menjadi sekretariat permanen, tetapi semangat perjuangan dan pengabdian kader GMNI tidak boleh berhenti karena keterbatasan tempat. DPC GMNI Sibolga-Tapteng berharap suatu saat dapat memiliki sekretariat yang layak, mandiri dan representatif sebagai rumah perjuangan kader sekaligus ruang pengabdian kepada masyarakat di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Penulis : Firman Harefa