Padangsidimpuan,Wartanewstv.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar razia gabungan terhadap kamar hunian warga binaan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 60 personel dari unsur Aparat Penegak Hukum (APH) dan jajaran petugas Lapas.
Razia dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, A.Md.P., S.H., M.H., sebagai bentuk tindak lanjut terhadap arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Drs. Mashudi.
Sebanyak 60 personel yang terlibat berasal dari Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Polres Padangsidimpuan, Batalyon C Brimob Polda Sumatera Utara, BNN Kabupaten Tapanuli Selatan, serta jajaran pegawai Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Dalam arahannya, Kalapas Herizal Yusuf menegaskan bahwa razia merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus membangun sinergi antarinstansi.
“Kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap segala gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Di samping itu, ini juga wujud nyata koordinasi dan kerja sama yang baik antar-lembaga. Kita tidak bisa bekerja sendiri, kebersamaan adalah kunci keamanan yang kokoh.”
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan. Petugas menyisir sejumlah area untuk memastikan tidak terdapat narkoba, telepon seluler maupun barang lain yang dilarang berada di dalam Lapas.
Kalapas juga menegaskan bahwa komitmen pemberantasan barang terlarang berlaku bagi seluruh pihak yang berada di lingkungan Lapas, baik warga binaan maupun petugas.
“Tidak ada ruang bagi peredaran ponsel ilegal, narkoba, maupun praktik pungutan liar di lingkungan ini. Siapa pun yang terlibat, baik warga binaan maupun pegawai, akan menghadapi proses hukum yang tegas. Tidak ada pengecualian.”
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon seluler. Namun, sejumlah barang dikumpulkan sebagai temuan, yakni:
- Sendok besi
- Mancis
- Kartu joker
Seluruh rangkaian razia berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.
Kalapas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai razia sesaat. Pengawasan akan terus ditingkatkan melalui kegiatan yang terjadwal serta penguatan sinergi dengan berbagai unsur APH.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi keamanan dan ketertiban Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, sehingga warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan baik dan lingkungan Lapas tetap aman serta kondusif.
Penulis: Lesmanan Halawa



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.