Pelalawan, Wartanewstv.com — Keluhan warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, terkait debu tebal yang beterbangan di kawasan permukiman hingga kini masih menjadi perhatian warga.
Keluhan tersebut disampaikan warga kepada tim WartaNewsTV.com pada Senin (7/9/2026). Warga berharap persoalan debu yang muncul akibat aktivitas kendaraan berat yang melintas di jalan kawasan permukiman tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh perusahaan maupun pemerintah desa.
Lokasi keluhan berada di RT/RW 07/01, Dusun I, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim WartaNewsTV.com melakukan konfirmasi kepada lima perusahaan yang disebut kendaraan operasionalnya rutin melintas di ruas jalan tersebut.
Hasil konfirmasi hingga berita ini diterbitkan menunjukkan, PT Rara Abadi telah memberikan tanggapan. Sementara PT Kosta, PT JBS, PT Agrinas, dan PT CAS belum memberikan jawaban.
Warga mengatakan, persoalan yang mereka hadapi sebenarnya sederhana. Mereka tidak meminta kompensasi ataupun bantuan materi, melainkan berharap jalan yang setiap hari dilalui kendaraan berat tersebut disiram secara rutin untuk mengurangi debu.
“Kami tidak meminta apa-apa. Kami hanya meminta jalan ini disiram agar debunya tidak mengganggu. Bahkan saat kami makan di rumah, debu tetap masuk. Ini sangat mengganggu kenyamanan kami,” tutur seorang warga kepada wartawan.
Menurut warga, debu yang beterbangan tidak hanya mengotori rumah dan lingkungan sekitar, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut semakin dirasakan ketika kendaraan berat melintas dan menyebabkan debu terangkat ke udara hingga masuk ke area rumah warga.
Warga berharap perusahaan yang menggunakan jalan tersebut dapat menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang berada di sekitar jalur aktivitas kendaraan mereka.
Persoalan debu dari aktivitas kendaraan dan kegiatan usaha berkaitan dengan upaya pengendalian dampak lingkungan. Karena itu, perusahaan diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta melakukan langkah-langkah pencegahan apabila aktivitas operasionalnya menimbulkan gangguan bagi masyarakat.
Warga juga berharap pemerintah desa dan instansi terkait dapat turun tangan untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut sehingga tidak berlarut-larut.
Warga Desa Terbangiang menegaskan bahwa mereka tidak menolak keberadaan perusahaan maupun aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Mereka hanya meminta agar aktivitas kendaraan yang melintas tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.
“Kami tidak menolak kehadiran perusahaan. Kami hanya meminta satu hal yang wajar, jalan yang digunakan kendaraan mereka disiram agar debunya tidak mengganggu warga,” ujar warga.
Untuk itu, warga berharap perusahaan dapat segera mengambil langkah konkret berupa penyiraman jalan secara rutin, terutama pada kondisi jalan yang berdebu.
WartaNewsTV.com mendorong adanya komunikasi terbuka antara warga, pemerintah desa, dan perusahaan-perusahaan yang kendaraannya melintas di lokasi tersebut.
Pemerintah Desa Terbangiang diharapkan dapat memfasilitasi pertemuan untuk mencari solusi bersama, termasuk mengenai mekanisme dan jadwal penyiraman jalan.
Sementara itu, instansi lingkungan hidup di Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat melakukan pemantauan apabila terdapat dugaan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas operasional perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, PT Kosta, PT JBS, PT Agrinas, dan PT CAS masih dalam upaya konfirmasi. WartaNewsTV.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
Tim WartaNewsTV.com akan terus memantau perkembangan keluhan warga hingga terdapat tindak lanjut dan solusi yang dapat dirasakan masyarakat.
Sumber: Laporan warga RT/RW 07/01, Dusun I, Desa Terbangiang dan hasil konfirmasi Tim WartaNewsTV.com.
Penulis: Tim Redaksi



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.