Gunungsitoli, Wartanewstv.com — Bhabinkamtibmas Polsek Gido, Brigpol Julius J. Waruwu, melakukan monitoring kegiatan evaluasi lapangan dan penilaian Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Posyandu Mekar, Desa Siwalubanua II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli. Posyandu Mekar merupakan utusan resmi Kota Gunungsitoli dalam ajang penilaian Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Julius J. Waruwu turut memonitor jalannya kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib dan lancar.

Posyandu Mekar Desa Siwalubanua II juga mencatat pencapaian tersendiri dengan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kepulauan Nias yang masuk nominasi dalam perlombaan Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Kegiatan evaluasi dihadiri Asisten Bidang Umum Setda Kota Gunungsitoli yang mewakili Wali Kota Gunungsitoli, Ketua Tim Evaluasi dan Penilaian Lomba Posyandu Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan, sejumlah Kepala OPD Kota Gunungsitoli, Camat Gunungsitoli Idanoi, Ketua Tim Evaluasi Posyandu Kota Gunungsitoli, Kepala UPTD Puskesmas Gunungsitoli Idanoi serta Tim Pembina Posyandu Kota Gunungsitoli.

Turut hadir Pj. Kepala Desa Siwalubanua II, Bhabinkamtibmas Polsek Gido Polres Nias, Ketua dan anggota BPD Desa Siwalubanua II, pengurus dan kader Posyandu, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Siwalubanua II.

Evaluasi tersebut menjadi momentum bagi Posyandu Mekar untuk menunjukkan berbagai program dan pelayanan yang telah dilaksanakan, termasuk peran kader serta dukungan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Brigpol Julius J. Waruwu menyampaikan bahwa momentum tersebut hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk mengejar juara. Lebih dari itu, keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat pada setiap tahapan pertumbuhan manusia.

“Kiranya momentum ini tidak hanya sekadar dimaknai sebagai perburuan juara. Melainkan, kita harus kembali menekankan pada diri kita bahwa dari semua siklus pertumbuhan manusia hingga lansia adalah proses yang harus kita junjung tinggi keberlangsungannya,” ujar Brigpol Julius J. Waruwu.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para kader dan seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Posyandu Mekar Desa Siwalubanua II sebagai nominasi tingkat Provinsi Sumatera Utara sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Nias, khususnya Kota Gunungsitoli, serta menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu secara berkelanjutan.

Penulis: Juli Berkat Bate’e