PELALAWAN – WARTANEWSTV.COM
Dugaan ditemukannya benda menyerupai ulat pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Ukui, Desa Bukit Gajah, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, menjadi perhatian setelah pihak sekolah menerima laporan langsung dari seorang siswa kelas VIII C.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah kepada WARTANEWSTV.COM, Rabu (21/10/2026), peristiwa tersebut benar terjadi. Pihak sekolah mengaku menerima laporan langsung dari siswa yang hendak menyantap makanan yang dibagikan melalui program MBG.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak sekolah melakukan dokumentasi berupa video terhadap makanan yang dipermasalahkan sebagai bahan bukti. Selanjutnya, pihak sekolah mengomunikasikan temuan itu kepada pihak penyedia layanan MBG untuk meminta penjelasan.
Dalam keterangannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka telah menerima penjelasan dari pihak penyedia. Menurut keterangan yang diterima sekolah, benda yang diduga menyerupai ulat tersebut disebut berasal dari buah salak.
Namun, pihak sekolah menyampaikan bahwa buah salak yang berada dalam ompreng atau wadah makanan yang sama saat itu terlihat dalam kondisi baik dan tidak busuk.
Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari pihak sekolah mengenai penjelasan yang mereka terima. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada hasil pemeriksaan independen yang dapat memastikan asal-usul benda yang ditemukan maupun penyebab kemunculannya pada makanan tersebut.
Pihak SPPG Berikan Tanggapan
Untuk memperoleh keberimbangan informasi, WARTANEWSTV.COM juga menghubungi Salman, yang disebut sebagai pihak SPPG terkait distribusi MBG tersebut.
Dalam komunikasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (21/10/2026), Salman menyampaikan bahwa pihaknya tidak melakukan distribusi MBG selama beberapa hari terakhir.
“Wa’alaikumsalam. Kami beberapa hari ini tidak distribusi, Bang,” ujar Salman dalam pesan balasannya.
Ketika kembali dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Salman menjawab, “Iya, Bang.”
Pernyataan Salman tersebut belum menjelaskan secara terperinci mengenai temuan benda yang diduga menyerupai ulat pada makanan siswa SMPN 5 Ukui. Oleh karena itu, keterangan tersebut perlu dipahami sebatas informasi mengenai penghentian atau tidak adanya distribusi selama beberapa hari terakhir, sebagaimana disampaikan yang bersangkutan.
Informasi mengenai waktu produksi, pengemasan, dan distribusi makanan yang dipermasalahkan masih perlu diperjelas agar keterkaitan antara temuan di sekolah dan keterangan pihak SPPG dapat dipastikan.
Keamanan Pangan Perlu Menjadi Perhatian Bersama
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program pemenuhan kebutuhan gizi yang menyasar peserta didik. Karena itu, kualitas bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, pengemasan, serta distribusi makanan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Apabila ditemukan benda asing yang diduga berasal dari makanan, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui jenis benda, sumber kontaminasi, dan kemungkinan risiko terhadap keamanan pangan.
Dokumentasi yang dilakukan pihak sekolah dapat menjadi bahan awal untuk proses klarifikasi. Namun, penetapan penyebab dan asal-usul benda tersebut sebaiknya didasarkan pada pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
WARTANEWSTV.COM membuka ruang klarifikasi bagi pihak SPPG maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai temuan tersebut, termasuk kronologi penyiapan makanan, waktu distribusi, serta langkah evaluasi yang telah atau akan dilakukan.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan pihak sekolah dan tanggapan Salman yang diterima redaksi. Redaksi tetap mengedepankan prinsip keberimbangan, verifikasi, dan Kode Etik Jurnalistik serta tidak menyimpulkan adanya kelalaian pihak tertentu sebelum fakta-fakta terkait terverifikasi.
Penulis: Tim



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.