JAKARTA-wartanewstv.com-Raja Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai Kepala Pemerintahan Maroko pada Selasa, 29 September 2026. Penunjukan tersebut dilakukan setelah penyelenggaraan pemilihan umum di Maroko.

El Mansouri dipercaya untuk memimpin proses pembentukan pemerintahan baru. Struktur lengkap kabinet pemerintahan akan ditetapkan melalui proses selanjutnya.

Informasi tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterima media ini dari perwakilan Pemerintah Maroko di Indonesia.

Dalam siaran pers tersebut disebutkan bahwa Raja Mohammed VI menerima Fatima Ezzahra El Mansouri di Istana Kerajaan di Rabat pada Selasa, 29 September 2026.

El Mansouri merupakan koordinator kepemimpinan kolektif Partai Otentisitas dan Modernitas (Authenticity and Modernity Party). Dalam pertemuan tersebut, Raja Mohammed VI menunjuknya sebagai Kepala Pemerintahan sekaligus memberikan mandat untuk membentuk pemerintahan baru.

Menurut keterangan Kementerian Rumah Tangga Kerajaan, Protokol dan Kanselir Maroko, penunjukan tersebut dilakukan berdasarkan Pasal 47 Konstitusi Maroko.

Isi Pernyataan Resmi

Berikut terjemahan bagian utama pernyataan resmi Kementerian Rumah Tangga Kerajaan, Protokol dan Kanselir Maroko:

“Kementerian Rumah Tangga Kerajaan, Protokol dan Kanselir mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja Mohammed VI, semoga Tuhan menyertai-Nya, menerima pada Selasa, 17 Rabi’ al-Thani 1448 H, bertepatan dengan 29 September 2026, di Istana Kerajaan di Rabat, Fatima Ezzahra El Mansouri, koordinator kepemimpinan kolektif Partai Otentisitas dan Modernitas, yang telah ditunjuk oleh Yang Mulia, sesuai dengan Pasal 47 Konstitusi, sebagai Kepala Pemerintahan dan dipercayakan untuk membentuk pemerintahan baru.”

Penunjukan tersebut menjadi perkembangan penting dalam proses pembentukan pemerintahan baru Maroko setelah pemilihan umum.

Proses selanjutnya mencakup pembentukan struktur pemerintahan dan penetapan jajaran kabinet sesuai mekanisme konstitusional yang berlaku di Maroko.

(PERSISMA/TIM REDAKSI)