Pelalawan, Wartanewstv.com – Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H., M.H., meninjau langsung pembangunan Masjid TARO Al-Jannah yang berlokasi di Jalan Lingkar, Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (10/10/2026).

Masjid tersebut dibangun oleh H. Husni Tamrin bersama keluarga besar Yayasan H. Tasman sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah sekaligus mendukung kehidupan keagamaan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Husni Tamrin melihat perkembangan pembangunan masjid yang dirancang dengan mengedepankan arsitektur khas Melayu. Konsep ini memadukan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dengan identitas budaya Melayu yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Pelalawan.

Salah satu ciri khas bangunan Masjid TARO Al-Jannah adalah konstruksi bangunan bertiang dengan ketinggian sekitar dua meter. Desain tersebut memberikan karakter tersendiri sekaligus memperkuat nuansa arsitektur Melayu yang diusung dalam pembangunan masjid.

Husni Tamrin menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut mengacu pada konsep arsitektur dan ukuran bangunan berciri khas Melayu. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.

Pembangunan Masjid TARO Al-Jannah diharapkan dapat menghadirkan tempat ibadah yang nyaman bagi masyarakat dan jamaah. Selain untuk pelaksanaan salat berjamaah, masjid ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan berbagai aktivitas keislaman lainnya.

Keberadaan masjid juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendukung terbentuknya kehidupan masyarakat yang religius.

Dengan mengusung arsitektur khas Melayu, Masjid TARO Al-Jannah diharapkan menjadi salah satu bangunan yang memperkuat identitas budaya Melayu di Kabupaten Pelalawan. Kehadirannya juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan spiritual dan sosial masyarakat.

Pembangunan masjid ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan rumah ibadah yang tidak hanya memiliki nilai arsitektur dan budaya, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

(Adri)