Binjai, Wartanewstv.com — Wakil Ketua IV Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Utara, H. Bahadur Marahimin yang akrab disapa Pak Dudung, secara resmi menutup kegiatan Sosialisasi Peraturan Pencak Silat hasil Musyawarah Nasional (Munas) PB IPSI Tahun 2026 serta Penyamaan Persepsi Jurus Tunggal dan Regu, Minggu sore (4/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut digelar sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Dalam amanat penutupannya, H. Bahadur Marahimin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan sosialisasi dapat terlaksana dengan baik.

“Event ini sudah terlaksana dan sangat menyenangkan. Terima kasih kepada Ketua Lembaga Wasit Juri, Lili Zairian, karena telah terselenggaranya event ini,” ujar Pak Dudung dalam sambutannya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta, baik wasit dan juri yang nantinya mendapat penugasan maupun yang belum mendapat tugas pada Porprovsu mendatang, agar tetap bersemangat dan terus meningkatkan kemampuan.

“Sosialisasi ini diadakan untuk persiapan Porprov November mendatang. Siapapun yang bertugas dan yang belum bertugas pada Porprov mendatang tetap semangat dan terus belajar,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Hermansyah, memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Wasit juri terbaik asal Tebing Tinggi yang akrab disapa Bang Sule itu menilai kegiatan berlangsung dalam suasana yang nyaman dan didukung pemateri yang kompeten.

“Mantap acaranya, tempat dan suasana enak, aula dengan penginapan yang nyaman dekat, pemateri yang mumpuni dalam perwasitan pencak silat dan mudah dimengerti dalam menyampaikan materi,” ujar Hermansyah.

Bang Sule yang merupakan perwakilan dari Perguruan Harimau Putih tersebut juga dikenal memiliki kemampuan bernyanyi, khususnya dalam membawakan lagu-lagu rock Melayu Malaysia.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas wasit dan juri pencak silat di Sumatera Utara. Dengan demikian, pelaksanaan pertandingan pada Porprovsu 2026 diharapkan dapat berjalan secara profesional, adil, objektif, dan berintegritas.

Penulis: Lukman Hakim