Pelalawan, Wartanewstv.com — Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat di Dusun Timur, Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Minggu pagi (4/10/2026).

Puluhan warga bersama jamaah Masjid Baitul Makmur bergotong royong memperbaiki dan mengecor jalan masuk menuju masjid yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang.

Perbaikan tersebut dilakukan secara swadaya melalui dukungan infaq jamaah dan sumbangan masyarakat sekitar. Warga secara bersama-sama menyiapkan material serta mengerjakan proses pengecoran secara gotong royong.

Berdasarkan video yang diterima WartaNewsTV.com, warga terlihat mengoperasikan mesin molen, mengangkut adukan semen menggunakan gerobak sorong, serta meratakan material cor di badan jalan.

Kegiatan tetap berlangsung meski kondisi cuaca gerimis dan jalan dalam keadaan becek. Sejumlah warga terlihat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing, mulai dari menyiapkan material hingga membantu proses pengecoran.

Salah seorang warga di lokasi mengatakan, kondisi jalan masuk masjid yang telah mengalami kerusakan cukup mengganggu akses jamaah, khususnya ketika hujan.

«“Jalan masuk masjid ini sudah lama rusak dan berlubang. Kalau hujan, jalannya licin dan becek. Karena itu kami sepakat untuk iuran seikhlasnya. Dari infaq masjid dan sumbangan warga, kami membeli semen, pasir dan batu, kemudian mengerjakannya bersama-sama,” ujarnya.»

Masjid Baitul Makmur merupakan salah satu tempat ibadah dan kegiatan keagamaan bagi masyarakat Dusun Timur. Jalan yang diperbaiki tersebut menjadi salah satu akses utama menuju masjid.

Warga berharap perbaikan jalan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah, terutama ketika musim hujan maupun saat berlangsungnya kegiatan keagamaan dengan jumlah jamaah yang lebih banyak.

Warga lainnya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan lingkungan secara swadaya.

«“Ini bentuk kekompakan warga Dusun Timur. Apa yang bisa kami kerjakan bersama, kami usahakan bersama. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi amal bagi semua yang ikut membantu,” katanya.»

Kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga fasilitas lingkungan dan tempat ibadah secara bersama-sama.

Hingga Minggu siang, proses pengecoran masih berlangsung. Warga menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu satu hari sehingga jalan tersebut dapat segera digunakan kembali oleh jamaah.

Penulis: Sona.H