ROKAN HULU, WartaNewsTV.com — Polsek Kepenuhan melaksanakan kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di RW 005 Usau, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program unggulan Kapolda Riau tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pembagian bantuan sosial (bansos), pemeriksaan kesehatan gratis, gotong royong membersihkan aliran sungai hingga memberikan imbauan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kepenuhan turun langsung menemui masyarakat yang bermukim di kawasan pinggiran Sungai Rokan.
Sebanyak tiga warga menerima bantuan berupa beras masing-masing 5 kilogram dan satu papan telur. Ketiga penerima bantuan tersebut yakni Sarimah (65), Badrianti (55), dan Elsa B (25), warga RW 005 Usau, Kelurahan Kepenuhan Tengah.
Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Kepenuhan juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Warga turut diajak bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran Sungai Rokan.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Kepenuhan juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan Karhutla, terutama menghadapi kondisi yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H. mengatakan, kegiatan JALUR merupakan bentuk kehadiran Polri dengan turun langsung menjangkau masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kawasan pinggiran sungai.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, menjaga lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar IPTU Jonnes.
RW 005 Usau merupakan salah satu kawasan yang berada di pinggiran Sungai Rokan. Sebagian masyarakat setempat masih memanfaatkan sungai sebagai sumber mata pencaharian dengan mencari ikan menggunakan sampan atau perahu.
Kawasan tersebut juga menjadi salah satu daerah yang berpotensi terdampak banjir ketika musim penghujan tiba. Karena itu, kegiatan JALUR sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi sungai.
Kegiatan berlangsung sekitar 40 menit dan berakhir pada pukul 10.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif.
(Az)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.