Nias Barat, Wartanewstv.com — Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PT PLN (Persero) UP3 Nias menandatangani Perjanjian Hibah Daerah berupa tanah seluas 3.845 meter persegi untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 10 Megawatt (MW) di Kabupaten Nias Barat.

Penandatanganan hibah tanah tersebut dilakukan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu bersama Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Nias Barat, khususnya di tengah kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang lebih andal dan memadai.

Sebelumnya, persoalan kelistrikan di wilayah Nias, termasuk Nias Barat dan Nias Tengah, menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya peningkatan kapasitas pembangkit dan keandalan jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung aktivitas pembangunan.

Saat dikonfirmasi wartawan, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu membenarkan adanya kerja sama tersebut.

“Benar, Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PT PLN (Persero) UP3 Nias telah menandatangani Perjanjian Hibah Daerah berupa tanah seluas 3.845 m² untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kabupaten Nias Barat.”

Menurut Eliyunus, saat ini pematangan lahan untuk lokasi PLTD sedang dilaksanakan. Proses administrasi pertanahan juga masih berjalan sebagai bagian dari kesiapan lokasi pembangunan.

“Ini merupakan bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan menuju Nias Barat yang semakin terang, andal, dan merata,” ujarnya.

Eliyunus menjelaskan, PLTD yang sedang dipersiapkan tersebut direncanakan memiliki kapasitas 10 MW. PLN sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pembangunan PLTD tersebut dipersiapkan untuk memperkuat keandalan pasokan daya listrik di Nias Barat.

Menurutnya, manfaat peningkatan kapasitas listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan rumah tangga. Ketersediaan listrik yang memadai juga dibutuhkan untuk menunjang berbagai sektor pelayanan dan perekonomian.

“Peningkatan kapasitas dan keandalan listrik sangat penting untuk mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, teknologi dan digitalisasi, UMKM, perdagangan, pertanian dan perikanan, pariwisata, serta membuka ruang yang lebih besar bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung sistem kelistrikan dari PLTD tersebut, juga direncanakan pembangunan Express Feeder 20 kV sepanjang kurang lebih 3 kilometer menuju Gardu Hubung di sekitar kawasan Kantor Bupati Nias Barat.

Terkait akses jalan, pemasangan tiang, penarikan kabel, serta keberadaan pohon atau tanaman yang berpotensi menghambat jaringan, Eliyunus mengatakan penanganannya akan dilakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat, PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Untuk akses jalan akan dilakukan pengecekan dan penanganan teknis sesuai kebutuhan, terutama untuk mendukung mobilisasi mesin dan peralatan berat,” katanya.

Sementara pemasangan tiang dan penarikan kabel, lanjutnya, akan dilakukan setelah trase dipastikan terlebih dahulu agar pekerjaan dapat berlangsung aman dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Sedangkan pohon atau tanaman yang berpotensi mengganggu jaringan akan ditangani secara persuasif, terkoordinasi, dan sesuai ketentuan.

Bupati Eliyunus mengatakan target peningkatan kapasitas yang sedang dipersiapkan adalah 10 MW. Kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Nias Barat sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik akibat pertumbuhan pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Mengenai kapan pembangunan fisik dimulai dan kapan PLTD mulai beroperasi, Eliyunus menyebut saat ini tahapan persiapan masih berjalan, termasuk pematangan lahan.

“Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus mendorong percepatan terhadap seluruh hal yang menjadi kewenangan daerah, sedangkan jadwal konstruksi dan target operasional secara pasti akan menyesuaikan tahapan teknis dan jadwal resmi dari PLN,” jelasnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Nias Barat siap mendukung proses pembangunan tersebut sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Nias Barat siap mendukung dan mempercepat apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah agar pembangunan PLTD ini dapat segera terealisasi,” tegas Eliyunus.

Ia berharap pembangunan PLTD tersebut tidak hanya menghadirkan pasokan listrik, tetapi juga menjadi salah satu fondasi bagi peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias Barat.

“Harapan kita, pembangunan PLTD ini nantinya bukan semata-mata menghadirkan listrik, tetapi menjadi salah satu fondasi penting bagi peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias Barat,” pungkasnya.

Penulis: Sudirman Waruhu