Pelalawan, Wartanewstv.com — Ulah seorang warga di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, menjadi sorotan dan bahan perbincangan warga. Pasalnya, warga tersebut diduga melaporkan keberadaan arena gelanggang kepada oknum media setelah mengalami kekalahan dalam permainan judi.
Kejadian ini disebut terjadi di salah satu arena gelanggang yang diduga menjadi lokasi perjudian di wilayah Kecamatan Langgam.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, warga tersebut diduga mengalami kekalahan cukup besar. Tidak terima dengan kekalahan yang dialaminya, ia kemudian menghubungi oknum media dan meminta agar keberadaan arena gelanggang tersebut diberitakan serta didesak untuk ditutup oleh Aparat Penegak Hukum (APH).
“Sangat memalukan. Kalau menang diam, giliran kalah baru melapor. Kalau memang judi, seharusnya dilaporkan sejak awal, bukan setelah mengalami kekalahan,” ujar salah seorang warga Langgam yang mengetahui kejadian tersebut.
Warga menilai, laporan tersebut perlu dilihat secara objektif. Jika benar terdapat aktivitas perjudian, maka penertiban seharusnya dilakukan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku, bukan semata-mata karena adanya laporan dari pemain yang mengalami kekalahan.
Sejumlah warga mengungkapkan, persoalan serupa disebut bukan kali pertama terjadi di wilayah Pelalawan. Pemain yang sebelumnya datang dan bermain di lokasi yang diduga menjadi arena perjudian terkadang baru menyampaikan keberatan setelah mengalami kerugian atau kekalahan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan dan penertiban secara menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi arena perjudian.
“Tutup kalau memang terbukti ada perjudian. Jangan hanya karena ada yang kalah baru ditindak. Kalau memang melanggar hukum, tutup semuanya dan jangan tebang pilih,” ujar salah seorang tokoh pemuda Langgam.
Masyarakat Kecamatan Langgam mendesak Polres Pelalawan dan Polsek Langgam meningkatkan pengawasan serta melakukan penertiban terhadap aktivitas yang diduga sebagai perjudian.
Warga berharap upaya pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk perjudian, dilakukan secara konsisten dan berdasarkan hasil penyelidikan serta fakta di lapangan.
Masyarakat juga meminta agar setiap laporan mengenai dugaan perjudian ditindaklanjuti secara profesional, sehingga penegakan hukum tidak hanya bergantung pada laporan pihak tertentu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih perlu memberikan klarifikasi mengenai dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut, termasuk langkah penanganan yang akan dilakukan aparat penegak hukum.
TIM REDAKSI



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.