Padangsidimpuan, Wartanewstv.com — wartawan mengonfirmasi langsung dugaan ketidaksesuaian data korban banjir bandang 2025 kembali menemui jalan buntu. Pada Senin (14/9) sekitar pukul 10.40 WIB saat jam kerja resmi Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah, SE., M.Si. tidak berada di tempat.
Yang ditemui hanya seorang staf bernama Sry. Ia menyampaikan pimpinan sedang berada di luar kantor dan meminta wartawan mencoba menghubungi melalui WhatsApp.
“Sudah Tiga Bulan, Nomor Kami Malah Diblokir”
Mendengar saran tersebut, wartawan menjelaskan kenyataan yang dialami:
“Sudah tiga bulan kami selalu mencoba konfirmasi lewat WhatsApp. Tidak dijawab, malah nomor kami diblokir. Datang berulang kali ke kantor pun, tidak pernah bertemu Bapak Dedi Iriansyah.”
Fakta ini menegaskan pola yang berulang: pejabat yang bertanggung jawab tidak dapat ditemui, saluran komunikasi justru diputus, dan data publik yang sangat dinanti tidak diberikan.
BPBD bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan melaporkan ke pusat bahwa sebanyak 1.133 Kepala Keluarga mengalami kerusakan rumah akibat bencana. Namun dari kalangan internal DPRD, seorang anggota Fraksi PDI menyebutkan angka yang sebenarnya hanya 380 KK. Selisih 753 KK ini hingga kini belum mendapatkan penjelasan resmi apa pun.
Bantuan Presiden sebesar Rp 4 Miliar diputuskan sejak Desember 2026, diposkan ke sejumlah instansi terkait sejak Mei 2026. Hingga kini warga belum menerima, dan pihak yang seharusnya bertanggung jawab memberikan penjelasan Kepala BPBD Dedi Iriansyah tidak dapat dijumpai.
Menurut UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, data korban bencana dan penyaluran bantuan adalah informasi yang wajib diberikan secara terbuka dan mudah diakses. Menghindar, memblokir komunikasi, serta tidak berada di tempat saat jam kerja justru memperkuat dugaan bahwa ada hal yang sengaja ditutupi.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kembali belum berhasil. Wartanewstv.com tetap membuka ruang tanggapan resmi bagi Bapak Dedi Iriansyah maupun Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
Penulis: Lesmanan Halawa



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.