Dumai, Wartanewstv.com – Keamanan aset inventaris sekolah di Kota Dumai menjadi sorotan. Sebanyak 14 unit kipas angin yang berada di sejumlah ruang kelas MTsN 1 Kota Dumai, Jalan Bukit Datuk Lama, RT 01, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, dilaporkan hilang dalam kurun waktu Juni hingga September 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun WartaNewsTV dari laporan guru kelas, kehilangan tersebut terjadi di lima ruang kelas. Bahkan, sebagian besar kehilangan dilaporkan terjadi pada Jumat, 11 September 2026, ketika empat ruang kelas disebut mengalami kehilangan kipas angin.
Adapun rincian kehilangan yang dihimpun sebagai berikut:
- Kelas 7.9 – Selasa, 25 Agustus 2026, dilaporkan kehilangan dua unit kipas dinding merek Advance 18 inch.
- Kelas 8.6 – Jumat, 11 September 2026, dilaporkan kehilangan dua unit kipas dinding dan tiga unit kipas tegak/berdiri merek Advance 18 inch. Total lima unit.
- Kelas 8.7 – Jumat, 11 September 2026, dilaporkan kehilangan dua unit kipas dinding merek Miyako.
- Kelas 8.8 – Jumat, 11 September 2026, dilaporkan kehilangan tiga unit kipas angin.
- Kelas 8.10 – Jumat, 11 September 2026, dilaporkan kehilangan dua unit kipas dinding merek Miyako.
Dengan demikian, total barang inventaris yang dilaporkan hilang mencapai 14 unit, terdiri dari delapan kipas dinding, tiga kipas tegak/berdiri, dan tiga kipas angin lainnya.
Kehilangan tersebut menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah. Kipas angin menjadi salah satu fasilitas penting di ruang kelas, mengingat kondisi cuaca yang cukup panas di Kota Dumai.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak MTsN 1 Kota Dumai belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kehilangan, dugaan akses masuk pelaku, maupun langkah pengamanan yang telah dilakukan.
Warga berharap pihak sekolah dapat segera melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan aset, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait apabila memang terdapat dugaan tindak pidana pencurian.
Sejumlah langkah pengamanan, seperti peningkatan penjagaan lingkungan sekolah dan pemasangan kamera pengawas (CCTV), juga diharapkan dapat dipertimbangkan untuk mencegah kejadian serupa.
WartaNewsTV masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak MTsN 1 Kota Dumai serta pihak kepolisian terkait laporan kehilangan tersebut. Perkembangan informasi akan disampaikan setelah terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.
(Dewi Handayani)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.