Nias, Wartanewstv.com — Kondisi rumah keluarga Aprianus Gulo yang sebelumnya menggunakan tenda biru sebagai penutup atap akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nias melalui instansi terkait.

Perhatian tersebut mendapat sambutan positif dari Aprianus Gulo selaku kepala keluarga. Ia mengaku bersyukur karena kondisi rumahnya mendapat perhatian pemerintah, sehingga diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi keluarganya.

Kepada media, Rabu (9/9/2026), Aprianus menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias, khususnya pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi keluarganya.

“Saya berterima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Nias karena sudah ikut prihatin atas kondisi keluarga kami selama ini,” ujar Aprianus.

Sebelumnya, kondisi rumah Aprianus sempat menjadi perhatian publik setelah diberitakan menggunakan tenda biru sebagai atap rumah. Pemberitaan tersebut kemudian memunculkan beragam komentar dari netizen di media sosial.

Aprianus mengaku menyadari bahwa kondisi rumahnya tersebut membuat dirinya menjadi sasaran komentar, bahkan ejekan dari sejumlah pihak.

“Lewat pemberitaan awal, rumah saya banyak mendapat komentar dari para netizen karena menggunakan tenda biru sebagai atap rumah. Saya sadar, itu adalah hak mereka untuk membully saya,” katanya.

Meski demikian, Aprianus memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut. Menurutnya, hal yang paling penting saat ini adalah perhatian pemerintah terhadap kondisi rumah dan keluarganya.

Ia berharap bantuan dan perhatian yang diberikan pemerintah dapat membantu memperbaiki kondisi tempat tinggalnya sehingga keluarganya bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, saat dikonfirmasi media, Kepala Desa Atualuo, Rinduan Gulö, S.H., menjelaskan bahwa bantuan yang diterima Aprianus Gulo bukan bersumber dari Dana Desa.

“Bantuan tersebut merupakan bantuan dari bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, bukan dari Dana Desa,” jelas Rinduan Gulö.

Dengan adanya perhatian tersebut, keluarga Aprianus Gulo berharap proses perbaikan rumah dapat segera terealisasi sehingga kondisi tempat tinggal mereka menjadi lebih layak.

(Torang Firmansyah Sirait)