Morotai, WartaNewsTV com.— Kondisi infrastruktur ruang publik yang menjadi wajah utama pusat perkotaan di Kabupaten Pulau Morotai kini kian memprihatinkan. Taman Kota Daruba, yang di dalamnya terdapat papan nama ikonik bertuliskan “MOROTAI DALOHA”, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan terkesan terbengkalai tanpa adanya perawatan.
Sebagai jantung kota sekaligus salah satu ikon penting penunjang identitas daerah, taman tersebut semestinya mendapatkan perhatian serius dan prioritas pengawasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai. Langkah optimalisasi penataan estetika kota dinilai sangat krusial, mengingat Pulau Morotai secara luas digaungkan oleh pemerintah sebagai salah satu daerah destinasi wisata unggulan nasional.
Kondisi terbengkalainya fasilitas publik di pusat kota ini pun memantik respons negatif serta kekecewaan mendalam dari para pelancong luar daerah yang berkunjung ke Pulau Morotai.
Salah seorang pengunjung yang baru pertama kali tiba di Morotai mengaku terkejut dan prihatin saat menyaksikan langsung kondisi kerusakan di areal Taman Kota Daruba. Menurutnya, pemandangan kontradiktif ini memperlihatkan kelalaian dari instansi terkait.
“Seperti yang kita tahu bersama, Morotai itu sangat kaya akan keindahan pulau dan wisatanya, sehingga pasti banyak mengundang pengunjung luar. Namun, hari ini saya datang dan menyaksikan sendiri, ternyata menata taman di pusat kota saja pemerintah daerah tidak mampu. Kondisi ini membuat pemda tampak seperti sedang tidur,” ungkap pengunjung tersebut dengan nada kecewa kepada jurnalis WartaNewsTV.com, Selasa (01/09/2026).
Ekspektasi Wisatawan Sirna dalam Sekejap
Wisatawan yang enggan disebutkan namanya itu menambahkan, niat awalnya berkunjung ke area pusat kota adalah untuk berjalan-jalan santai menikmati pemandangan sore hari yang indah di ikon “Morotai Daloha”. Namun, ekspektasi indahnya tentang fasilitas perkotaan Morotai seketika sirna begitu melihat fasilitas penunjang taman yang rusak dan tidak terurus.
“Harapan saya saat tiba di sini bisa berjalan-jalan melihat pemandangan indah perkotaan. Namun, harapan itu semacam hilang sekejap melihat kondisi taman ikonik yang berantakan seperti ini,” ketusnya menambahkan.
Sengkarut terbengkalainya Taman Kota Daruba ini memicu desakan publik agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai segera mengambil langkah pembenahan nyata. Pemerintah daerah diminta tidak hanya fokus mengeksploitasi dan mempromosikan keindahan destinasi wisata bahari di pulau-pulau luar, melainkan juga wajib menjaga dan mengoptimalisasikan keasrian jantung kota Daruba sebagai gerbang awal penilaian wisatawan.
(Penulis: Habib Inga/Wartanewstv.com)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.