Morotai,  WartaNewsTV. Com— Infrastruktur jembatan penyeberangan atau tambatan perahu yang menjadi urat nadi penghubung bagi warga di wilayah kepulauan, seperti Pulau Kolorai dan Pulau Galo-Galo, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kini dalam kondisi rusak parah. Kerusakan fasilitas publik ini telah lama memicu keresahan mendalam karena mulai menelan korban luka di kalangan masyarakat setempat.

Kondisi jembatan yang terbengkalai dan memprihatinkan tersebut dilaporkan sering kali miring ke kiri dan ke kanan saat dilewati warga. Hal ini sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi penduduk kepulauan yang harus menyeberang menuju pusat kota di Daruba untuk memenuhi kebutuhan pokok atau urusan medis darurat.

Salah seorang warga Pulau Kolorai yang menjadi korban langsung dari rapuhnya jembatan tersebut, Ibu Wati, membagikan pengalaman pahitnya. Ia mengalami luka parah di bagian wajah hingga kaki akibat terjatuh dan terbentur keras saat melintasi jembatan yang rusak tersebut. Insiden itu menyisakan trauma psikologis yang mendalam baginya.

“Waktu saya jatuh itu rasanya sangat sakit karena tubuh saya sampai terbentur kuat. Sekarang saya trauma dan merasa takut setiap kali mau bepergian menuju Kota Daruba karena kondisi jembatan yang miring ke kiri dan ke kanan serta terbengkalai seperti ini,” ungkap Ibu Wati dengan nada sedih kepada jurnalis WartaNewsTV.com, Selasa (01/09/2026).

Warga Khawatir Jatuh Korban Jiwa, Desak Pemda Segera Bertindak

Ibu Wati menambahkan, akses jembatan yang layak adalah kebutuhan mutlak yang tidak bisa ditunda-tunda lagi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai. Masyarakat kepulauan sangat bergantung pada jembatan tersebut sebagai satu-satunya fasilitas tambatan perahu penyeberangan antarpulau.

Jika tidak segera mendapatkan penanganan atau perbaikan total dari dinas terkait, warga mengkhawatirkan struktur jembatan yang kian lapuk akan roboh dan menimbulkan korban jiwa yang lebih fatal di kemudian hari.

“Kalau tidak secepatnya diperbaiki oleh Pemerintah Daerah, saya sangat khawatir nanti akan ada korban jiwa. Di saat situasi genting, kami tentu punya kebutuhan mendesak untuk menyeberang ke Daruba. Kami sangat berharap jembatan di Kolorai dan Galo-Galo ini segera dinormalisasi dan diperbaiki secara layak oleh Pemda Morotai,” harapnya cemas.

Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis WartaNewsTV.com masih berupaya menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Morotai guna meminta konfirmasi terkait rencana realisasi anggaran perbaikan jembatan di kawasan pulau-pulau wisata tersebut.

(Penulis: Habib Inga/Wartanewstv.com)