Morotai, WartaNewsTV. Com— Pemandangan miris sekaligus ironis mewarnai pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar di halaman Kantor Bupati Pulau Morotai pada Senin (31/08/2026).

Di tengah kekhusyukan para jemaah yang sedang bersujud memohon diturunkannya hujan, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai justru kedapatan datang terlambat dan mengabaikan jalannya ibadah bersama tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung jurnalis WartaNewsTV.com di lapangan, para abdi negara yang datang terlambat tersebut sama sekali tidak bergegas mengambil saf atau berwudu untuk menyusul jemaah. Sebaliknya, mereka justru terlihat duduk santai dan berbaris memanjang di bagian belakang laksana papan iklan yang sedang menonton jemaah lain melaksanakan Salat Istisqa.

Sikap para pegawai negeri sipil ini dinilai sangat tidak efektif dan tidak etis. Kehadiran mereka di area upacara keagamaan daerah tersebut justru memicu kritik tajam dari publik karena menampilkan potret kedisiplinan dan moralitas kerja yang merosot di lingkungan pemerintahan.

“Sangat disayangkan, esensi dari Salat Istisqa adalah merendahkan diri dan memohon ampunan bersama atas bencana kemarau. Namun, perilaku oknum ASN yang malah duduk santai dan berbaris seperti papan pajangan di belakang jemaah itu mencerminkan ketidakpedulian yang nyata,” ungkap salah satu warga yang ikut menyayangkan pemandangan tersebut.

Fenomena indisipliner yang tertangkap kamera jurnalis ini kini menempatkan fungsi pengawasan instansi terkait, khususnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pulau Morotai, dalam ujian besar. Publik mendesak agar ada langkah konkret berupa teguran tertulis atau sanksi disiplin bagi para ASN tersebut agar tidak menjadi preseden buruk bagi tata kelola birokrasi di bawah kepemimpinan daerah.

(Penulis: Habib Inga/Wartanewstv.com)