Morotai, Wartanewstv.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pulau Morotai menuai sorotan tajam setelah munculnya keluhan warga Desa Sopi, Kecamatan Morotai Jaya, terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT.
Warga mendesak Penjabat (Pj) Bupati Pulau Morotai untuk segera mengevaluasi kinerja instansi tersebut karena bantuan diduga tidak tepat sasaran sejak tahun 2024.
Salah satu warga Desa Sopi yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan sistem penyaluran bantuan di wilayahnya. Ia membeberkan bahwa dirinya memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan namanya tercantum dalam data penerima resmi, namun tidak pernah sepeser pun menerima dana bantuan sosial tersebut, (16/8/2026).
“Saya heran, ada kartu saya dan nama saya di data bayar, namun tidak pernah menerima bantuan sejak tahun 2024,” keluh warga tersebut kepada wartawan wartanewstv.com dengan nada kecewa.
Menanggapi persoalan tersebut, salah satu pihak pengurus bansos dari Dinas Sosial setempat saat dikonfirmasi redaksi mengaku terkejut dan belum mengetahui pasti penyebab mandeknya bantuan untuk warga yang bersangkutan.
“Kami juga tidak tahu-menahu kenapa yang bersangkutan tidak pernah menerima bantuan. Padahal, di setiap tahap pembayaran ada namanya di data bayar. Sumber data bayar itu langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos). Saya juga pusing kalau seperti ini, nanti kita mencoba kroscek ulang,” tegas perwakilan Dinsos tersebut.
Kasus ini memicu desakan luas dari masyarakat agar pemerintah daerah segera melakukan audit dan transparansi data penerima bansos di Morotai, guna memastikan hak warga tidak disalahgunakan.
(Penulis: “Habib Inga)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.