Padangsidimpuan, Wartanewstv.com – Pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan bagi korban banjir bandang yang terjadi di Kota Padangsidimpuan pada November 2025 kini menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan transparansi pengelolaan dana bantuan yang disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah, sementara bantuan yang mereka lihat dan terima secara langsung dinilai masih sangat terbatas.
Informasi dan keluhan tersebut berkembang di tengah masyarakat Kota Padangsidimpuan. Warga mempertanyakan kejelasan jumlah dana yang diterima Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, sumber dana, peruntukannya, serta realisasi bantuan yang telah disalurkan kepada para korban.
Menurut keterangan yang berkembang, bantuan yang diterima masyarakat dalam sejumlah kegiatan penyaluran di antaranya berupa bahan pangan seperti telur dan kacang hijau. Sementara itu, sejumlah korban mengaku belum menerima bantuan untuk perbaikan rumah, bantuan hunian, maupun bentuk bantuan pemulihan lainnya sebagaimana yang mereka harapkan.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Jika benar terdapat dana bantuan bencana dalam jumlah besar yang telah diterima pemerintah daerah, warga meminta agar seluruh penggunaannya dapat dijelaskan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Apakah dana bantuan yang jumlahnya disebut mencapai ratusan miliar rupiah itu hanya dipertanggungjawabkan dengan bantuan telur dan kacang hijau? Kalau memang dana tersebut sudah diterima dan disalurkan, kami meminta pemerintah menunjukkan rincian penggunaannya secara terbuka,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat berinisial M.Hsb.
Ia meminta Pemko Padangsidimpuan mempublikasikan secara transparan jumlah dana yang diterima, sumber bantuan, tanggal pencairan, hingga rincian penggunaannya.
“Berapa dana untuk perbaikan rumah? Berapa untuk bantuan kehidupan masyarakat? Berapa yang digunakan untuk bahan pangan? Siapa saja penerimanya? Semua harus jelas dan dapat dibuktikan dengan dokumen pertanggungjawaban,” katanya.
Masyarakat juga mempertanyakan kondisi sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana. Mereka berharap pemerintah memberikan penjelasan mengenai program pemulihan dan bantuan yang telah maupun akan diberikan kepada para korban.
Namun demikian, berbagai dugaan yang berkembang tersebut belum dapat disimpulkan sebagai adanya penyimpangan atau penyalahgunaan dana. Diperlukan data resmi, dokumen pertanggungjawaban, serta hasil pemeriksaan dari lembaga berwenang untuk memastikan kebenaran mengenai jumlah dana yang diterima dan penggunaannya.
Atas persoalan tersebut, masyarakat meminta Pemko Padangsidimpuan membuka informasi secara transparan mengenai:
- Total dana bantuan bencana yang telah diterima beserta sumber dan tanggal pencairannya.
- Rincian penggunaan dana berdasarkan program dan kegiatan.
- Nilai bantuan pangan, termasuk telur dan kacang hijau, beserta jumlah penerima.
- Realisasi bantuan perbaikan rumah dan bantuan pemulihan bagi korban.
- Data penerima bantuan berikut dokumen atau bukti serah terima yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sejumlah warga juga meminta aparat penegak hukum melakukan penelusuran apabila nantinya ditemukan ketidaksesuaian antara dana yang diterima dengan realisasi bantuan di lapangan. Mereka menilai transparansi diperlukan agar tidak muncul dugaan dan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.
Wartanewstv.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Kota Padangsidimpuan, termasuk menghubungi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan melalui WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau jawaban resmi yang diterima.
Wartanewstv.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Kota Padangsidimpuan maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai jumlah dana bantuan, mekanisme penyaluran, serta realisasi penggunaannya.
Penulis: Lesmanan Halawa



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.