Morotai, wartanewstv. com– Proses penyaluran bantuan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pulau Morotai di Desa Sopi, Kecamatan Morotai Jaya, menuai sorotan tajam.
Pasalnya, rekomendasi penerima bantuan dari pemerintah desa setempat diduga tidak tepat sasaran dan tidak berdasarkan hasil observasi lapangan yang akurat.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat yang merasa berhak namun terabaikan.
Berdasarkan pantauan lapangan media wartanewstv.com, beberapa warga yang protes menilai kebijakan pendataan ini dilakukan secara sepihak oleh oknum aparat desa.Salah seorang warga Desa Sopi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan ekspresi amarahnya terkait masalah ini.
Ia merasa tidak adil karena namanya mendadak dicoret dengan alasan kuota penerima telah terpenuhi.”Awalnya saya sudah didata. Namun ketika saya tanyakan kembali, jawaban mereka saya sudah tidak dapat karena kuota sudah cukup.
Padahal secara fakta di lapangan (de facto), beberapa nama yang lolos justru dinilai tidak layak karena rumah mereka sudah ditinggali,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (14/8/2026).
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, khususnya Dinas Perkim, segera turun ke lapangan untuk melakukan kroscek ulang terhadap data yang diinput oleh pemerintah desa.
Langkah evaluasi ini dinilai mendesak agar bantuan sosial tersebut benar-benar tepat sasaran dan terhindar dari praktik kebijakan sepihak.
Penulis: (habib Inga)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.