PELALAWAN-WartaNewsTV.com– Seorang mekanik berinisial EP (39) meninggal dunia setelah tertimpa muatan kayu dari truk Fuso yang sedang diperbaikinya di Simpang Sepakat, Desa Pesaguan, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika korban melakukan perbaikan pada bagian as roda belakang sebelah kiri kendaraan truk Fuso bernomor polisi BM 8977 LC yang mengangkut kayu. Saat proses perbaikan berlangsung, kendaraan yang berada dalam posisi terangkat menggunakan dongkrak tiba-tiba jatuh dan menimpa korban.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, truk tersebut sebelumnya mengalami kerusakan pada Rabu (14/10/2026) malam. Perbaikan kemudian dilanjutkan pada Kamis siang oleh mekanik.

Dalam proses pengerjaan, kendaraan didongkrak untuk memudahkan perbaikan dan pengelasan. Namun, ketika korban sedang bekerja di bawah kendaraan, terdengar suara ledakan dari bagian dongkrak. Kendaraan beserta muatan kayu kemudian jatuh dan menimpa korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi Bersama Masyarakat Lakukan Evakuasi
Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polres Pelalawan bersama personel Polsek Pangkalan Lesung dan masyarakat segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas bersama warga melakukan upaya evakuasi terhadap korban. Selanjutnya, berdasarkan komunikasi dengan pihak keluarga, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Selain mengevakuasi korban, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan pihak perusahaan PT PB untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Sementara itu, dua orang saksi berinisial BS (33) dan RZ (23) telah berada di Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan guna membantu proses pendalaman kasus.

Satreskrim Dalami Penyebab Kejadian
Penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan. Penyelidikan diperlukan untuk mendalami rangkaian kejadian, memastikan penyebab kendaraan terjatuh, serta mengungkap faktor-faktor yang berkaitan dengan kecelakaan kerja tersebut.

Hingga informasi ini disusun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pendalaman lebih lanjut dari pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama dalam pekerjaan perbaikan kendaraan berat yang mengangkut muatan dalam jumlah besar. Penggunaan alat penyangga yang sesuai standar dan penerapan prosedur kerja yang aman merupakan bagian penting dalam upaya mencegah kecelakaan serupa.

Masyarakat diharapkan menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian agar penyebab kejadian dapat diketahui berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan.

Penulis:Sudirman Waruhu sumber: humas:polres Pelalawan