JAKARTA, WARTANEWSTV — Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) adalah salah satu organisasi yang menghimpun dan mempersatukan masyarakat Kepulauan Nias, sehingga terwujudnya kesatuan dan persatuan serta persaudaraan masyarakat Nias di seluruh Nusantara.

DPP HIMNI menggelar Rakernas VII 2026 di Novotel Jakarta Cikini Jalan Cikini Raya No. 107 – Jakarta Pusat MENETAPKAN TEMA” TANTANGAN MENUJU NIAS PULAU IMPIAN”.

NIAS PULAU IMPIAN apakah bertujuan untuk membentuk Provinsi Kepulauan Nias?
Ataukah hanya sekedar Pulau dengan sebuah Impian?

Dua pertanyaan yang menarik untuk dibahas dan dicermati. Hingga tahun ini pada Rakernas HIMNI 2026, DPP HIMNI tetap mengawal satu tagline yang telah dicanangkan pada sebuah acara yang dilaksanakan di Kementerian Pariwisata sepuluh tahun lalu. Bahkan logo NIAS PULAU IMPIAN telah didaftarkan di Kemenkumham saat itu sehingga pemakaian logo NIAS PULAU IMPIAN tersebar luas di masyarakat melalui kegiatan2 HIMNI dari pusat hingga daerah.

DPP HIMNI menetapkan tagline “Nias Pulau
Impian” dengan makna yang terkandung didalamnya adalah sebuah harapan agar Kepulauan Nias mencapai suatu kondisi di mana Kepulauan Nias menjadi impian para wisatawan baik domestik maupun manca negara menarik untuk dikunjungi dan nyaman untuk dinikmati karena, tersedianya infrastruktur pendukung, keindahan dan variatifnya objek wisata, keramahan masyarakat menyambut tamu wisatanya, serta terciptanya industry pariwisata yang kompetitif dengan daerah lain. Harapannya
adalah para pengunjung (wisatawan) yang datang ke-Kepulauan Nias selalu berkeinginan
tinggal di Nias dalam waktu yang lama tanpa pernah merasa bosan.

Sejak tagline di luncurkan pada tahun 2016, HIMNI sudah menjadikan Nias Pulau Impian sebagai Tema Rakernas dan Munas yaitu “Mewujudkan Nias Pulau Impian”, “Transformasi Menuju Nias Pulau Impian”. Pada awalnya, terlihat bahwa kondisi yang dicanangkan bisa tercapai ketika Kepulauan Nias mampu berdiri sendiri sebagai Provinsi, dimana cita-cita ini sudah dikawal oleh DPP HIMNI jauh sebelumnya dengan terlibat langsung dalam pembentukan BPPPKN.

“Saya secara pribadi mengikuti sejak tahun 2011 dan bahkan terlibat sebagai bagian dari Kepanitiaan Badan Persiapan Pemekaran Provinsi Kepulauan Nias tersebut,” tutur Herlina Gea Ketua DPP HIMNI melalui pesan di facebook.

Namun seiring berjalannya waktu, HIMNI menyadari bahwa pembangunan menuju Nias Pulau Impian semakin dinamis, semakin nyata dan semakin bisa diraih, sehingga arah perjuangan semakin diarahkan dengan menyentuh sektor real dan kemudian menyadari bahwa mewujudkan Nias Pulau Impian berarti harus memahami kondisi yang ada dan mencari solusi terhadap setiap tantangan yang dihadapi pada masanya. Sehingga Rakernas HIMNI tahun 2026 melahirkan tema: Tantangan Menuju Nias Pulau Impian dan Sub Tema : Melalui Transformasi Green Economy & Blue Economy, Penguatan Kepemimpinan Berbasis Karakter serta Peningkatan Kesadaran & Penegakkan Hukum, Kita Wujudkan Pembangunan Menuju Nias Pulau Impian

Menjawab dua pertanyaan pada awal tulisan diatas, menurut hemat saya tidaklah sederhana, k terbentuknya Provinsi tidak serta merta mampu mewujudkan Nias Pulau Impian, tetapi dibutuhkan perjuangan yang tak pernah surut kesiapan semua pihak dan meminimalisasi tantangan yang ada. Semoga Narasumber dan peserta Rakernas HIMNI 2026 akan membawa sebuah rumusan yang bisa ditindaklanjuti dan membuat Nias Pulau Impian semakin nyata untuk diwujudkan.

Salam HIMNI : Bersatu Kita Bisa!

Herlina Gea
Ketua DPP HIMNI
Sekretaris SC Rakernas HIMNI 2026

Editor: Fajar Bt. Gea
WartaNewsTV