Morotai, WartaNewsTV. Com— Pelaksanaan Salat Istisqa guna memohon diturunkannya hujan di halaman Kantor Bupati Pulau Morotai sukses dilaksanakan dengan khidmat pada Senin (31/08/2026). Kendati demikian, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dilaporkan tidak sempat mengikuti jalannya ibadah tersebut bersama jajaran ASN dan masyarakat karena harus menunaikan rentetan agenda kerja penting di luar daerah.

Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media Dinas Kominfo Pulau Morotai, Iwan Muhraji, M.A.P., memberikan klarifikasi resmi mengenai absennya kepala daerah dalam agenda sakral tersebut. Iwan menjelaskan bahwa saat ini Bupati Rusli Sibua tengah berada di Jakarta untuk menghadiri tiga agenda strategis yang tidak dapat diwakilkan.

“Bupati tidak bisa ikut serta bersama kita hari ini karena sedang mengikuti tiga agenda penting di luar daerah, tepatnya di Jakarta. Salah satu agenda utamanya adalah menghadiri rapat pemegang saham Bank Maluku Malut di Jakarta atas undangan resmi pihak perbankan,” jelas Iwan saat dikonfirmasi oleh jurnalis WartaNewsTV.com di ruang kerjanya.

Jemput Penghargaan IKD dari Kemendagri dan Audiensi di Istana

Lebih lanjut, Iwan membeberkan runtunan perjalanan dinas kepala daerah. Setelah menghadiri rapat perbankan, Bupati dijadwalkan menghadiri undangan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada awal September 2026 mendatang. Kehadiran tersebut dalam rangka menerima penganugerahan penghargaan Indeks Kinerja Daerah (IKD) atas capaian tata kelola pemerintahan Kabupaten Pulau Morotai.

Selain urusan birokrasi kementerian, Bupati Rusli Sibua juga dijadwalkan melakukan pertemuan khusus di tingkat pusat guna membahas percepatan pembangunan di daerah gerbang Pasifik tersebut.

“Ada juga kegiatan lanjutan yang akan dihadiri oleh Pak Bupati, terkait dengan agenda audiensi bersama Staf Khusus Kepresidenan yang dijadwalkan terlaksana pada awal September 2026 ini,” tegas Iwan.

Pihak Humas Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap penjelasan ini dapat meluruskan pandangan publik di lapangan, sehingga masyarakat mengetahui bahwa absennya bupati murni karena sedang memperjuangkan urusan strategis dan membawa pulang penghargaan prestisius demi kemaslahatan Kabupaten Pulau Morotai..

(Penulis: Habib Inga/Wartanewstv.com)